Waktu (tak) Kembali

kebimbangan datang mendera sukma

mengusik keadaan di tengah zona nyaman

ia seakan berada di hutan belantara

tak mengerti ke mana arah tujuan


di saat-saat dalam keheningan

menjuntaikan keresahan hati

membuatnya merasakan arti kehidupan

bahwa hidup tak bisa sesuka hati


langit memang tidaklah selalu cerah

adakala mendung merayap tanpa permisi

mendatangkan hujan di saat resah

seperti sedang mencari keteguhan hati


berhijrah untuk memperbaiki diri

dalam perjalanan akan ada saja hambatan

jika tidak memantapkan diri

tunggu saja waktu, ia akan tergantikan


ingat, berhijrah itu butuh berjuang

untuk mencari keteguhan hati

agar diri tak merasa bimbang

kuncinya harus memantapkan diri


tak ada kata pilah pilih suka-suka

sebab, ada aturan kehidupan

yang harus! di taati dalam segalanya

jika tidak, alamat celaka pada kesengsaraan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batasan Korelasi

Jatah Hidup

Jalur Titik Awal