Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2023

Ribut Hati

Hai, bolehkah menyapa? tak apa jika tidak mau menyapa kembali, itu terserah. Maaf jika seolah ingin terlihat mau mengakrabkan diri, sejujurnya tidaklah seperti itu. Sekadar hanya ingin menjalin pertemanan sesama saudara seakidah, apakah itu juga salah lagi? lantas maunya bagaimana? baiklah seperti ini saja, cukup saling kenal tidak lebih, begitukah maunya? Ada banyak hal yang ingin tersampaikan, entah itu diskusi ringan atau hanya sekadar tak ada kata diam di antara kita, namun harus diakui kembali bahwa kata diam itu wajib ada di saat-saat tertentu, iya kan. Jujur kosakata dalam kamus yang aku pakai sepertinya masih sangatlah minim sehingga tak pandai memulai sapaan, aku mengakui. Apakah hanya aku yang merasa disini? Bahwa ada rasa ketertarikan antar kita? Mengapa kita? padahal aku dan kamu belum menjadi kita, yang mungkin belum atau bahkan tidak akan mungkin pernah ada kata kita diantara kita ini. Sungguh terlalu merasa dan menebak diri ini, padahal sejatinya mungkin lebih banyak per...

Fakta Rasa

Sepanjang perjalanan ia hanya bisa kembali merapalkan doa. Sungguh seharusnya ia berterima kasih pada Tuhan, sebab sudah menciptakan suasana yang menenangkan hatinya. Bahkan kalau dipikir-pikir terlalu banyak nikmat dari-Nya untuk setiap hamba. Terserah apa hamba tersebut yang tahu diri ataupun tidak. Sudah banyak waktu yang terlewatkan tetapi ia masih saja tidak bergeming. Begitu pasrahkah ia pada segalanya? ataukah mencukupkan diri pada sesuai apa yang teryakini? menyebalkan jika selalu berada pada jalan buntu. Apakah ia menyesal atas apa yang diluar dari kendalinya? hei... bukankah Tuhan tak akan mengambil sebuah pertanggungjawaban diluar kendali? Astaga sungguh perjalanan ini akan bosan bila hanya lurus-lurus saja. Sangat indah jika bergelombang atau jika bisa berkelok-kelok agar punya seni. Bahkan Tuhan saja menciptakan dua tempat sebagai tujuan akhir. Hamba saja yang bebas memilih, apa ingin beriman atau tidak. Sejatinya seperti inilah kehidupan, ada baik dan buruk. Tiap-tiap ham...

Memahami Ciptaan-Nya

diamku membisu pada rasa cinta iya kah benar cinta?  ataukah hanya sebuah kagum yaa kagum pada sosokmu mungkin aku salah menilai tersebab seolah kautampak begitu sempurna walaupun harus mengakui bahwa manusia tidak ada yang sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik-Nya

Memeluk Rasa

"Kesalahan akan ketidakdewasaanlah yang membuat semuanya jadi retak. Ingin disatukan namun tak lagi sama. Segala sakit, kecewa, marah, ketidakberdayaan dan rasa tidak bertanggungjawab, semua itu peluklah dengan ikhlas." Namaku Caca, tapi kalian jangan pernah memanggil dengan sebutan gula-gula caca, sungguh aku akan menendang kalian sampai keujung dunia, haha maaf hanya bercanda. Bayangkan saja mana bisa diri ini melakukan itu, ikut beladiri saja seakan benar-benar tidak ada dalam kamus kehidupanku. Terlahir bungsu dari empat bersaudara, sedari kecil semua kakak laki-laki akan pasang badan bila diri ini diganggu oleh teman-teman sepermainan. Sang adik perempuan manja kesayangan. Sangat beruntunglah adik bungsu. Kata orang, jiwa muda yang membara punya rasa keingintahuan yang begitu tinggi. Segalanya akan dicoba, namun sungguh sangat bersyukur, Tuhan tidak menginginkanku berada pada zona tersebut. Selentingan ganja, berpapan-papan obat penghilang kesadaran dan yang terakhir men...