Aku (ingin) Pulang

jarak pada-Nya semakin terbentang 

aku sadar, 

tetapi masih juga abai

kendaliku di setir oleh nafsu


akal pikiran sedang dalam pergulatan 

akankah mengikuti kewarasan

ataukah disengajakan untuk gila

agar terbebas dari aturan-Nya


apakah aturan hanya untuk dilanggar 

lantas jika berbuat liar

apakah salahnya Tuhan? 

siapa aku, berani bertanya seperti itu,


siapa?

aku?

manusia malang

nafsu terundung


dan pada akhirnya,

jatah hidup hangus

dan aku pulang, 


apakah yang akan aku logikakan

tersebab saat itu 

sedang berlangsung pengadilan

tapi aku takut jika sudah waktunya pulang 


hanya sesal yang membumi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batasan Korelasi

Jatah Hidup

Jalur Titik Awal