Kesalahan Galon?

bukansabda me-ramukata "Ketahuilah bahwa setiap orang punya masa, di mana ia merasa menyesal telah melontarkan sebuah kata-kata yang tidak di sengaja. Mungkin bisa di bilang ya itu adalah sebuah keceplosan yang tidak terduga".

Tepat waktu saat hari Jumat di bulan bernama November. Cuaca cerah sedikit berawan sudah memenuhi ruang di atas kepala, kalau tidak percaya silakan sekarang menoleh, pasti tebakan ini bisa ya bisa tidak, masih penasaran ya cobalah sekarang juga nanti juga tahu jawabannya.

Langkah kaki terus mengarah pada jalanan turun beranak tangga di pondok pesantren. Sejenak melimpirkan badan belok dulu ke asrama, sekadar menengok santri apakah ada curi-curi untuk tidur saat jam pelajaran. Tamatlah riwayat jika kedapatan oleh sang pembina asrama putri. 

"Astaghfirullah, tidur lagi? kenapa tidak pergi sekolah? Bangunlah segera, jika tidak, ikhlaskan saja ya kalau tempat tidur jadi basah kuyup!"

"Ehh ampun ustadzah, tolong jangan di siram, iya ini saya sudah bangun, kabur pamit undur diri ya ustadzah, jangan di laporkan, hanya sekadar tutup-tutup mata itu tadi."

"Alasan terus bilang tutup-tutup mata, itu namanya sengaja tidur, cepat segera kembali pergi ke kelas!"

"Iya ustadzah, maaf"

Ada-ada saja sebuah perseteruan antara pembina dan santri, persoalan yang terus berulang tiap hari. Jika dibayangkan saja bila 5 tahun seperti itu dengan ritme tiap hari, bisa terjangkit darah tinggilah sang pembina. Kembali jurus menghela nafas jadi obat rahasia yang paling jitu dilakukan.

Selesai satu pokok pembahasan, maka tibalah saatnya untuk pergi melanjutkan perjalanan menuju ruang sekolah. Semi permanen, begitulah mungkin nama bangunan untuk satuan pendidikan SMK tersebut, harap maklum karena baru berdiri.

"Ada galon di situ kah? Ada airnya atau tidak?

"Tidak boleh di ambil, tidak bisa di bawa kemana-mana, titik tidak pakai koma lagi!"

"Astaga ini orang, kita hanya bertanya saja dulu, apa ada atau tidak"

"Tidak, titik!"

"Baru bertanya saja sudah di tolak duluan, kasihan nasib!"

"Ehh... Hahaha"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batasan Korelasi

Jatah Hidup

Jalur Titik Awal